Alter ego (bahasa
Latin yang berarti "aku yang lain") merupakan diri kedua
yang dipercaya berbeda daripada orang kebanyakan atau kepribadian
yang sebenarnya. Istilah ini dipakai pada awal abad kesembilan belas
ketika gangguan pemecahan kepribadian pertama kali dijelaskan oleh
psikolog. Seseorang yang memiliki Alter ego dikatakan menjalani
kehidupan ganda.
Sebuah makna yang
berbeda dari Alter ego dapat ditemukan dalam analisis sastra, yang
pengambaran karakter dalam karya-karya berbeda yang secara psikologis
mirip, atau karakter fiktif yang perilakunya, ucapan, atau pikiran
sengaja mewakili penulis atau dengan jenis penampilan lain.
Keberadaan "diri
yang lain" telah pertama kali dikenali pada tahun 1730-an. Anton
Mesmer menggunakan hipnotis untuk memisahkan Alter ego. Percobaan ini
menunjukkan pola perilaku berbeda dari kepribadian individu dalam
keadaan sadar dibandingkan saat terhipnotis. Karakter lain
dikembangkan dalam kesadaran yang berubah tapi dalam tubuh yang sama.
Alter ego juga
digunakan untuk merujuk perilaku berbeda setiap orang yang
ditampilkan dalam keadaan tertentu. Konsep terkait termasuk avatar,
doppelgänger, peniru, dan kepribadian ganda.